Hutang Yang Dibayar Rasulullah SAW

img-20161211-wa0006

Sayyid Usamah bin Zaed bin Syekh Abubakar bin Salim bercerita:

Diriwayatkan seseorang telah berhutang kepada orang kaya di desanya tersebut sebanyak 500 dinar, dan telah jatuh tempo. Maka orang kaya tersebut melaporkannya kepada hakim untuk menyelesaikan hutang orang tersebut.

Kemudian sang hakim memanggil orang yang berhutang itu dan berkata, “Kapan engkau akan membayar hutangmu?”. Orang itu menjawab, “Besok aku akan membayarnya.”
“Siapa yang akan menjaminmu membayar hutang mu besok?”, kata hakim.
Dengan mantab orang itu menjawab, “Rasulullah..”.
Dan sang hakim menyetujuinya, karna sang hakim termasuk orang-orang yang beriman.
Maka ia pulang dan menemui istrinya dan meminta supaya malam ini menghabiskan malam dengan bersolawat kepada Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, ia berduapun menyibukkan malamnya dengan solawat yang tak ada hentinya, hingga sebelum fajar ia tertidur dan bermimpi bertemu Rasulullah.
Didalam mimpi Rasulullah mengatakan:”Kau datangi seorang solihin yang ada dikampungmu, sampaikan salam dariku untuknya dan katakan padanya bahwa solawatmu kepada Rasulullah semalam kurang jumlahnya, maka Rasulullah menyuruhmu untuk membayarkan hutangku sejumlah 500 dinar.”

Keesokan harinya orang tersebut mendatangi orang soleh yang ada dikampungnya, kemudian menceritakan sesuai yang ada dalam mimpinya, dan sang tuan rumah mengambilkan uang 500 dinar untuknya dan ditambah 2000 dinar sebagai hadiah untuknya dikarenakan ia telah bermimpi Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam.
Setelah dari rumah orang soleh tadi ia bergegas menuju sang hakim, sesampai di depan sang hakim, hakim mengatakan padanya “kemana dirimu aku sudah rindu denganmu?”, hakim pun mengeluarkan kantong uang berisi 500 dinar untuknya agar ia bisa membayar hutangnya kepada orang kaya itu pada hari ini, hakim mengatakan “semalam aku bermimpi Rasulullah dan mengatakan jika membayar hutangmu maka Allah akan memberikanku derajat yang tinggi yaumulqiyamah.

Setelah beberapa saat datanglah seorang kaya itu kepada hakim, dan mengatakan “Wahai hakim dia tidak perlu membayar hutangnya”, kemudian ia juga memberikan 500 dinar untuk orang yang berhutang, sesungguhnya semalam aku bermimpi Rasulullah dan mengatakan jika aku memaafkan hutangmu maka Allah akan memaafkanku yaumulqiyamah.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s