Taslim Nabi Hud AS

taslim

 

بسم الله الرحمن الرحيم

التسليم في زيارة نبي الله هود عليه وعلى نبينا أفضل الصلاة والسلام

السلام عليك يا نبي الله

السلام عليك يا رسول الله

السلام عليك يا حبيب الله

(ثلاث مرات)

*

السلام عليك وعلى سيدنا محمد

السلام عليك وعلى سيدنا أحمد

السلام عليك وعلى سيدنا رسول الله

السلام عليك وعلى أبي القاسم

السلام عليك وعلى البشير

السلام عليك وعلى النذير

السلام عليك وعلى السراج المنير

السلام عليك وعلى الطهر الطاهر

السلام عليك وعلى العلم الزاهر

السلام عليك وعلى المزمل

السلام عليك وعلى المدثر

السلام عليك وعلى طه

السلام عليك وعلى يس

السلام عليك وعلى النجم إذا هواء

السلام عليك وعلى سيد المرسلين

السلام عليك وعلى خاتم النبيين

Continue reading

Isra Mi’raj

isra mi'raj

 

Isra Mi’raj adalah dua bagian dari perjalanan yang dilakukan oleh Nabi Muhammad dalam waktu satu malam saja. Kejadian ini merupakan salah satu peristiwa penting bagi umat Islam, karena pada peristiwa ini Nabi Muhammad SAW mendapat perintah untuk menunaikan sholat lima waktu sehari semalam.

 

Isra Mi’raj terjadi pada periode akhir kenabian di Makkah sebelum Rasulullah SAW hijrah ke Madinah. Menurut al-Maududi dan mayoritas ulama, Isra Mi’raj terjadi pada tahun pertama sebelum hijrah, yaitu antara tahun 620-621 M. Bertepatan pada malam 27 Rajab tahun ke-10 kenabian, dan inilah yang populer. Namun demikian, Syaikh Shafiyurrahman al-Mubarakfuri menolak pendapat tersebut dengan alasan karena Khadijah radhiyallahu anha meninggal pada bulan Ramadan tahun ke-10 kenabian, yaitu 2 bulan setelah bulan Rajab. Dan saat itu belum ada kewajiban salat lima waktu. Al-Mubarakfuri menyebutkan 6 pendapat tentang waktu kejadian Isra Mi’raj. Tetapi tidak ada satupun yang pasti. Dengan demikian, tidak diketahui secara persis kapan tanggal terjadinya Isra Mi’raj.

 

Peristiwa Isra Mi’raj terbagi dalam 2 peristiwa yang berbeda. Dalam Isra, Nabi Muhammad SAW “diberangkatkan” oleh Allah SWT dari Masjidil Haram hingga Masjidil Aqsa. Lalu dalam Mi’raj Nabi Muhammad SAW dinaikkan ke langit sampai ke Sidratul Muntaha yang merupakan tempat tertinggi. Di sini Beliau mendapat perintah langsung dari Allah SWT untuk menunaikan salat lima waktu.

 

Bagi umat Islam, peristiwa tersebut merupakan peristiwa yang berharga, karena ketika inilah salat lima waktu diwajibkan, dan tidak ada Nabi lain yang mendapat perjalanan sampai ke Sidratul Muntaha seperti ini. Walaupun begitu, peristiwa ini juga dikatakan memuat berbagai macam hal yang membuat Rasullullah SAW sedih. Continue reading